May 122018

Menentukan Jenis Bisnis Untuk Kesuksesan Anda

Sudah memasuki zaman modern yang serba gadget ini tentu saja memudahkan urusan manusia. Untuk urusan belanja, kebanyakan sekarang hanya mengandalkan smartphone saja, barang sudah sampai di tempat. Ya, ini yang dinamakan bisnis online. Namun jangan salah, karena terkadang Anda harus berhari-hati untuk mencari toko online yang terpercaya agar tidak tertipu.

Berbeda dengan bisnis offline, dimana bisnis ini sudah nyata ada tempat lahan dan barang-barang yang dijual pun nyata seperti mengetahui bagaimana bekerja freelance. Ada beberapa dampak kelebihan dan keuntungan dari bisnis online maupun bisnis offline. Anda sekarang bisa menentukan nih ingin menggeluti jenis bisnis yang seperti apa. Jika ingin mencakup semua, maka Anda bisa memasukkan bisnis campuran yaitu online dan offline. Kedua bisnis ini jika dikelola dengan baik tentu akan menghasilkan kesuksesan bagi Anda.

Bisnis Online Dan Bisnis Offline, Apa Bedanya?

Anda yang masih merasa bingung ingin memilih jenis bisnis, maka bisa nih mengetahui perbedaannya terlebih dahulu. Bisnis online yaitu bisnis yang melalui internet seperti media sosial dan website dan cara promosi dengan sebuah tulisan saja tanpa perlu membutuhkan jasa pemasaran. Sedangkan untuk bisnis offline yaitu bisnis yang dengan real berdiri, menjual suatu produk dan konsumen yang datang ke tempat. Kedua bisnis ini merupakan bisnis yang sama-sama menguntungkan apabila dimanajemen dengan baik.

Mencari Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Yang Anda Jalankan

Untuk lebih jelasnya lagi Anda bisa menyimak beberapa kelebihan dan kekurangan mendirikan bisnis online maupun offline. Ini akan bisa membantu Anda memilih membuka usaha online maupun offline yang ada.

Kelebihan bisnis online

  1. Tidak perlu memiliki toko dan lahan yang luas. Bisa memanfaatkan lahan yang sempit karena Anda tidak perlu harus menyetok banyak barang. Anda bisa memiliki barang ketika ada yang melakukan order.
  2. Promosi cukup melalui media sosial saja. Tidak perlu membutuhkan jasa SPG maupun SPB untuk memasarkan produk, cukup menemukan reseller saja. Untuk produk yang ada, cukup dengan mempostingnya saja sebagus mungkin untuk menarik minat. Untuk pasarannya juga lebih luas, jadi bisa mendapatkan konsumen dari berbagai daerah.
  3. Modal yang minimalis. Anda akan bisa menggunakan minim modal untuk jualan ini. Tergantung bisnis online yang Anda jalankan saja, maka nantinya Anda akan mendapatkan keuntungan yang lumayan.
  4. Lebih praktis dan tidak membutuhkan banyak tenaga. Tidak juga menyia-nyiakan waktu karena bisnis online ini bisa juga sebagai kerja sampingan jadi Anda akan bisa memilih dua konsentrasi pekerjaan.

Kelebihan bisnis offline

  1. Produk lebih jelas dan memberikan kepuasan pada konsumen, sehingga nantinya konsumen akan mendapatkan kepercayaan dari produk yang ada. Real dan pasti dan bisa langsung berinteraksi dengan konsumen dan proses transaksi bisa lebih cepat.
  2. Dapat menjalin kerja sama dengan bisnis yang lain untuk lebih meningkatkan omset penjualan yang ada, sehingga keuntungan bisa berlipat dan bisa melakukan investasi terhadap bisnis yang lain juga. Anda juga akan bisa mendapatkan investor yang banyak.
  3. Konsumen sudah jelas dan bisa memperkirakan penghasilan per harinya sebagai suatu hitungan manajemen dalam keuangan.
  4. Lebih dipercayai konsumen karena konsumen bisa memilih produk sendiri yang diinginkan dan tidak akan tertukar dengan yang lain. Hal ini menjadi kunci utama untuk lebih mengembangkan bisnis yang ada.

Selain memiliki kelebihan, maka ada bisnis yang tadi juga memiliki kekurangan. Ada beberapa kekurangan yang didapatkan dari menjalankan bisnis online maupun offline. Diantaranya kekurangan yang ada yaitu:

Kekurangan bisnis online

  1. Sulit menentukan pelanggan yang ada dan pendapatan per hari tidak menentu. Hal ini karena Anda tidak tahu apakah orang yang mengunjungi laman Anda ingin membeli atau tidak. Oleh karena itu, lebih sulit menentukan manajemen untuk mengelola bisnis online yang dijalankan.
  2. Kurang dipercayai oleh konsumen karena mereka tidak melihat barang secara langsung dan takut tertipu dengan barang yang sudah ditangan konsumen tidak sesuai yang mereka harapkan. Ini menjadi tantangan yang utama dalam berbisnis online.

Kekurangan bisnis offline

  1. Tidak memiliki pasaran yang luas. Untuk lebih memasarkan produk agar banyak dikenal oleh banyak orang tentu harus menambah biaya dalam penyebaran pamflet, iklan dan hal itu akan mengeluarkan biaya yang lebih dan belum tentu akan laku produk yang dijual.
  2. Jika merupakan produk makanan akan merugi jika tidak laku karena makanan akan cepat basi apalagi makanan yang sudah diolah dan matang.

Tentu kedua jenis bisnis yang ada memiliki bayak keuntungan dibandingkan kekurangan yang ada. Anda bisa mulai sekarang untuk merancang lebih baik ingin menjalankan bisnis yang seperti apa. Untuk bisa memilih apakah online maupun offline, Anda bisa menentukan bisnis apa dulu yang akan Anda jalankan tersebut. Jika ingin lebih mengembangkan Anda bisa berbisnis offline namun bisa memasarkannya melalui online juga sehingga kedua-duanya akan dapat. Tentukan bisnis yang akan Anda jalankan dengan baik untuk meraih sukses Anda.

May 052018

Sisi Positif Negatif Bekerja Freelance

Dunia sudah tertata sedemikian rupa hingga hampir semua manusia bergantung pada uang untuk dapat bertahan hidup. Uang adalah hal yang dicari dan bahkan menjadi tujuan hidup banyak orang dalam bekerja agar bisa bertahan dan mendapatkan hidup yang layak. Ketika kita menginginkan sesuatu, maka kita harus membelinya dengan uang. Untuk mendapatkannya, maka kita harus bekerja. Keringat dan tenaga yang telah kita keluarkan kemudian akan dibayar dengan sejumlah uang yang sering disebut dengan gaji.

Memilih Pekerjaan Sebagai Freelancer

Mencari pekerjaan saat ini bukanlah hal yang mudah, namun juga bukan berarti hal yang sangat sulit untuk didapatkan. Tergantung dari bagaimana kita mau mencari pekerjaan tersebut. Menjelang usia 20 tahunan, atau seusia mahasiswa, biasanya orang akan mulai berpikir untuk menghasilkan uang sendiri. Terlebih mahasiswa perantauan yang tentunya membutuhkan banyak biaya untuk bertahan hidup di tanah rantau. Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan bekerja sebagai freelancer.

Hal tersebut merupakan salah satu pilihan hebat karena mau bekerja keras disela waktu sibuknya berkuliah. Freelance juga biasa dilakukan oleh mereka yang sedang mencari pekerjaan tetap namun belum menemukannya. Dibandingkan tidak melakukan apa pun untuk mengisi waktu mereka, maka freelancer pun dipilih agar tetap mendapat pemasukan setiap bulannya. Memilih bekerja sebagai freelance berarti kita harus siap dengan segala tanggung jawab yang akan diberikan meskipun hanya pekerja paruh waktu.

Positif Negatif Pekerjaan Paruh Waktu

Menjalankan pekerjaan freelance atau paruh waktu untuk masa depan bukanlah sesuatu yang memalukan karena tidak memiliki pekerjaan tetap. Menjadi seorang freelancer memang memiliki nilai positif dan negatif yang tentunya akan kita rasakan. Sebelum memutuskan untuk bekerja sebagai freelancer, kita harus memahami bahwa pendapatan yang akan kita terima nantinya sebesar dengan waktu yang kita berikan untuk melakukannya. Tidak ada jaminan apa pun ketika kita memutuskan untuk bekerja sebagai freelancer. Berikut ini penjabaran singkat mengenai sisi positif dan negatif bekerja sebagai freelancer.

  1. Tidak terikat kontrak

Bekerja sebagai freelancer berarti kita bebas dari ikatan kerja kontrak dengan suatu perusahaan. Artinya kita sendiri yang bisa menentukan seberapa lama kita akan bekerja di suatu tempat. Ketika kita menemukan pekerjaan yang lebih baik, kita bisa dengan mudah mengakhiri pekerjaan tersebut. Namun, tetap saja jangan lupakan tata krama dengan memberitahu kepada atasan atau orang yang telah memberikan pekerjaan kepada kita sebelumnya. Meskipun hanya freelance, profesionalitas kerja harus tetap dilakukan.

  1. Memiliki kebebasan memilih waktu

Nilai positif lainnya yang bisa kita rasakan ketika memilih bekerja sebagai freelancer adalah kita bebas menentukan waktu kerja kita. berbeda dengan pekerjaan tetap, freelancer bisa memilih hari dan waktu kapan kita akan memulai kerja. Meskipun tidak sedemikian bebas, setidaknya kita diberi kebebasan untuk menentukan waktu kerja. Berbeda dengan pekerjaan tetap yang harus mengikuti semua aturan perusahaan dengan seksama.

  1. Tidak ada jaminan

Ketika ada sisi menyenangkan pasti akan selalu ada sisi yang tak menyenangkan, begitu pula dengan freelance. Bekerja sebagai freelancer, kita tidak mendapat gaji yang tetap setiap bulannya. Besarnya gaji yang diterima akan disesuaikan dengan pekerjaan yang telah kita lakukan. Selain itu, freelance juga tidak memiliki jaminan kesehatan seperti yang akan didapatkan oleh pekerja tetap. Tunjangan-tunjangan lainnya juga biasanya tidak akan freelancer dapatkan karena statusnya yang masih freelance. Hal tersebut tentu saja akan menjadi pertimbangan matang ketika akan memutuskan untuk menggantungkan masa depan pada pekerjaan freelance.

error: Content is protected !!